Membuat Website dengan Menggunakan Content Management System

Saat ini media website sudah sangat diperlukan diberbagai bidang seperti bisnis, pendidikan, pemerintahan bahkan untuk keperluan pribadi. Membangun dan memelihara website adalah suatu pekerjaan yang tidak sedikit dan juga cukup rumit. Dengan semakin berkembangnya kebutuhan akan website, salah satu alat yang memudahkan pembuatan dan pemeliharaannya adalah Content Management System (CMS). Dengan CMS dapat mempercepat seseorang dapat membuat suatu website yang sederhana sampai dengan yang rumit. Bahkan seorang pemula dapat membuat website dengan tampilan profesional dalam waktu yang singkat. Seringkali kita temukan permasalahan untuk mengupdate suatu website sehingga informasi yang kita dapatkan kurang up-to-date. Ini dikarenakan setiap ingin mengupdate content kita harus menunggu si webmaster terlebih dahulu . CMS menyediakan tool yang mudah untuk user dengan pengetahuan non teknis sehingga dapat mengupdate content dengan mudah. Selain itu kita juga dapat mengelola struktur website, mengatur tampilan setiap halaman dan tombol-tombol navigasi dengan mudah.
Apa itu CMS?
CMS adalah sekumpulan prosedur yang digunakan untuk mengelola workflow dalam suatu lingkungan yang saling berkolaborasi (wikipedia). Prosedur-prosedur ini dapat dibuat secara manual ataupun berbasis komputer. Prosedur didesain untuk hal-hal sebagai berikut:

  • Memperkenankan sejumlah user untuk berkontribusi dan berbagi data yang disimpan diserver
  • Mengontrol akses data, berdasarkan pengaturan hak user. Pengaturan hak user digunakan untuk mendefinisikan hak-hak setiap user apakah dia sebagai user yang bisa mengedit data atau hanya bisa melihat data saja.
  • Membantu memudahkan dalam penyimpanan dan pengambilan data.
  • Mengurangi input data yang berulang
  • Memperbaiki keseragaman dalam penulisan laporan
  • Memperbaiki komunikasi diantara user

Dalam CMS, data bisa didefinisikan bermacam-macam seperti  – dokumen, film, gambar, nomor telepon, data ilmiah, dan lain sebagainya. CMS sering digunakan untuk menyimpan, mengontrol, merevisi dan mempublikasikan dokumentasi.
Beberapa contoh CMS gratisan yang sering digunakan adalah Drupal, Joomla, Mambo, Mediawiki, Modx, b2evolution, PHPFusion, PHP-Nuke, WordPress. Sedangkan yang berbayar seperti Microsoft SharePoint. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat di http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Content_Management_Systems
Kapan Anda Membutuhkan CMS?

  • Jika anda harus mengupdate content website lebih dari 1x dalam 1 bulan
  • Mempunyai rencana memasukkan blog dalam website tersebut
  • Website di-update/di-maintain oleh user selain developer/webmaster
  • Ada permintaan website bisa di-update secara remote tanpa harus menginstal software tertentu dikomputer user

Kelebihan Menggunakan CMS

  • Tidak perlu lagi bergantung pada developer/webmaster untuk mengubah website anda
  • Perubahan dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja
  • Memperkenankan user mengelola dan meng-update website tanpa harus memikirkan masalah teknis secara detail
  • Content dapat di-update oleh lebih dari satu orang dan dapat dilacak siapa saja yang melakukan perubahan pada content
  • Setiap user dapat diberikan haknya untuk mengedit halaman tertentu atau hanya melihat saja
  • Desain lebih konsisten
  • Dapat berkembang dengan fleksibel sesuai dengan berkembangnya kebutuhan user akan website tersebut

Tujuan Menggunakan CMS

  • Mempermudah dan mempercepat proses pembuatan website
  • Meningkatkan fleksibilitas site
  • Meningkatkan keakuratan informasi
  • Mengurangi duplikasi informasi

Memilih CMS yang baik

Struktur CMS
Disini kita lihat pada gambar diatas mengenai struktur CMS, dengan melihat struktur tersebut yang harus kita perhatikan pada saat pemilihan CMS adalah  hal-hal sebagai berikut:

  1. Content Creation
  2. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

Lingkungan penulis yang terintegrasi
CMS harus menyediakan lingkungan yang sangat kuat untuk para penulis content. Untuk memastikan bahwa seorang penulis bisa dengan mudah mengakses fitur-fitur yang disediakan oleh CMS.

Pemisahan antara content dan presentasi
Tidaklah mungkin menampilkan hasil dalam berbagai format jika tidak memisahkan antara content dan presentasi.

Multiuser authoring
CMS akan mempunyai banyak user yang memakainya secara simultan. Untuk itu harus mempunyai fitur-fitur yang mendukung multiuser authoring seperti penguncian record untuk memastikan sistem tidak terhenti saat menginput data yang sama.

Pembuatan Metadata
Meng-capture metadata (creator, subject, keyword, dsb) sangat penting ketika mengelola suatu tempat penyimpanan data yang besar

Link yang powerful
Author akan banyak membuat link yang saling bersilangan satu sama lain sehingga harus dipastikan linknya stabil jika terjadi restrukturisasi.

Non-technical authoring
Author tidak perlu mengerti HTML ketika harus membuat suatu halaman.

Kemudahan dalam penggunaan dan Efisiensi
Kesuksesan CMS terletak pada kemudahan dalam pembuatan website dan pengelolaan content.

  1. Content Management
  2. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

2.1 Version control and archiving
Pemilihan versi yang seksama sangat diperlukan untuk suatu kondisi yang  bisa dipertanggungjawabkan, backup dan disaster recovery. Interface yang sederhana dan powerful harus tersedia untuk fitur-fitur ini.

2.2 Workflow
Pembuatan content yang tidak terpusat sangat bergantung pada suatu model workflow yang bagus yang dapat dengan mudah dikustomisasi dan tangguh jika terjadi perubahan struktur organisasi.

2.3 Security
Level security dan historikal audit yang memadai sangat dibutuhkan untuk melindungi integritas content.

2.4 Reporting
Menyediakan cakupan report yang luas untuk user dan administrator. Lebih baik lagi jika report bisa dikustomisasi.

  1. Publishing
  2. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

3.1 Stylesheet
Tampilan akhir dikontrol oleh penggunaan Stylesheet. Stylesheet menyediakan fleksibilitas dan perluasan.

3.2 Template Halaman
Keseluruhan halaman dispesifikasikan dengan menggunaka template halaman. Idealnya tersedia interface yang mudah (non teknikal) untuk membuat template halaman ini.

3.3 Perluasan
Haruslah mudah untuk mengintegrasikan code “snippet” untuk memperluas fungsi-fungsi publikasi. CMS harus mendukung proses “perbaikan secara kontinu” dalam desain tampilannya.

3.4 Dukungan untuk berbagai macam format
CMS harus bisa mempublikasikan data dalam berbagai format seperti: HTML(web), cetak, PDF, handheld (WAP) dan lainnya.
Untuk mencapai kualitas yang terbaik sebaiknya content dipisahkan dari presentasi pada saat proses authoring. Hal ini memungkinkan stylesheet yang berbeda untuk setiap output.

3.5 Personalisasi
Informasi yang berbeda disajikan berdasarkan user profil atau metadata dalam sumber content. Hal ini sangat dibutuhkan pada portal.

3.6 Penggunaan Statistik
CMS harus meyediakan penggunaan statistik yang meliputi banyak hal seperti: halaman terpopuler, pemakaian harian dan penggunaan mesin pencari.

  1. Presentation
  2. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

4.1 Usability
Mencakup aspek-aspek seperti kemudahan penggunaan, learnability dan efisiensi. Usability dapat diukur dengan mengadakan tes pada prototype desain pada user yang sebenarnya.

4.2 Accessibility
CMS harus sesuai dengan standar seperti W3C atau Web Accessibility Initiative (WAI).

4.3 Dukungan Cross Browser
Halaman harus dapat dibuka dengan menggunakan berbagai macam browser seperti Internet Explorer, Netscape, Opera dan lain sebagainya.

4.4 Limited Client-Side functionality
Kamu mungkin akan membatasi teknologi client-site yang digunakan (Java, javascript,flash, dll) yang diperlukan untuk melihat site. Hal ini penting untuk suatu website.

4.5 Kecepatan akses
Ukuran halaman harus disesuaikan dengan kecepatan infrastruktur seperti LAN, modem dan kabel. Sehingga pada saat mengakses halaman tidak terlalu lambat.

4.6 Valid HTML
Semua halaman harus sesuai dengan standar spesifikasi HTML untuk memastikan dapat dibuka dengan menggunakan berbagai macam browser dan platform.

4.7 Navigasi yang efektif
Mempunyai navigasi yang berguna, komprehensif dan konsisten.

4.8 Metadata
Semua halaman harus mempunyai metadata yang cukup untuk mempercepat pencarian dan indexing.

Penutup
Adanya CMS sangat membantu didalam pembuatan suatu website. Seorang pemula dapat membuat sebuah website dalam waktu yang singkat dengan tampilan yang profesional. Dengan CMS akan meningkatkan konsistensi dan fleksibilitas website, mempersingkat proses authoring data,  meningkatkan sekuriti dan mengurangi pengulangan data.

Referensi
http://en.wikipedia.org/wiki/Content_management_system
http://www.steptwo.com.au/files/cmb_needcms.pdf
http://www.steptwo.com.au/files/kmc_evaluatecms.pdf
http://www.steptwo.com.au/files/kmc_goals.pdf
http://www.steptwo.com.au/files/kmc_what.pdf
http://haggbusinesssolutions.com/images/cmsdiagram.gif

Biografi Penulis
Penulis : Febrilianita Wulan.
email penulis : Febrilianita.Wulan@gmail.com
source website : IlmuKomputer.Com
Febrilianita Wulan. Menyelesaikan S1 di universitas Gadjah Mada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan Program Studi Ilmu Komputer. Mantan IT Officer pada sebuah perusahaan Farmasi dengan kompetensi pada bidang Database dan Web Design.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: